Rabu, 04 Januari 2017

Kado Tahun Baru! Pajak Kendaraan Naik 100 Persen Gara-Garanya Ini

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) 60 Tahun 2016, pengganti PP Nomor 50 tahun 2010, pajak kendaraan bermotor akan mengalami kenaikan hingga lebih 100 persen.

Ketentuan baru ini akan diberlakukan mulai 6 Januari 2017 mendatang.

Aturan mengenai jenis dan tarif Kenaikan Penerimaan negara bukan pajak tersebut, mencakup antara lain penerbitan surat tanda nomor kendaraan bermotor, pengesahan surat tanda coba kendaraan bermotor, penerbitan tanda kendaraan bermotor, serta penerbitan buku kendaraan bermotor.

Untuk penerbitan surat tanda nomor kendaraan bermotor (STNK) misalnya, untuk roda dua atau roda tiga yang baru dari Rp 50 ribu naik menjadi Rp 100 ribu.

Sedangkan perpanjangan juga naik dari Rp 50 ribu naik menjadi Rp 100 ribu. Sementara untuk roda empat atau lebih yang baru naik dari Rp 75 ribu menjadi Rp 200 ribu. Sedangkan perpanjangan juga naik dari Rp 75 ribu menjadi Rp 200 ribu.

Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Hendra Asman menilai, sepanjang ada payung hukum, kenaikan tersebut sah-sah saja.

“Kita baru tahu dan akan ditelusuri. Kalau memang naik, otomatis PAD (Pendapatan Asli Daerah) Batam bakal naik,” ujar Hendra, kemarin.

Adapun pengesahan STNK untuk roda dua atau roda tiga dari sebelumnya tidak dikenakan biaya menjadi Rp 25 ribu. Begitu juga untuk roda empat atau lebih dari tidak dikenakan biaya menjadi Rp 50 ribu.

Selain itu, untuk penerbitan surat tanda coba kendaraan bermotor (STCK) khusus roda dua atau roda tiga tidak mengalami kenaikan, tetap Rp 25 ribu, tapi roda empat atau lebih naik dari Rp 25 ribu menjadi Rp 50 ribu.

Kemudian untuk penerbitan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB), roda dua atau roda tiga naik dari Rp 30 ribu menjadi Rp 60 ribu. Sedangkan untuk roda empat atau lebih naik Rp 50 ribu menjadi Rp 100 ribu.

Kenaikan paling besar terjadi pada penerbitan buku pemilik kendaraan bermotor (BPKB). Untuk roda dua atau roda tiga yang baru naik Rp 80 ribu menjadi Rp 225 ribu. Sedangkan untuk tarif ganti kepemilikan juga naik dari Rp 80 ribu menjadi Rp 225 ribu. Sedangkan untuk roda empat atau lebih juga mengalami kenaikan sangat besar, yakni untuk kendaraan baru dari Rp 100 ribu naik menjadi Rp 375 ribu, sedangkan ganti kepemilikan juga naik dari Rp 100 ribu menjadi Rp 375 ribu. Selain itu, tarif pajak untuk penerbitan surat mutasi kendaraan ke luar daerah juga mengalami kenaikan.

Untuk roda dua atau roda tiga dari Rp 75 ribu naik menjadi Rp 150 ribu. Demikian juga untuk roda empat atau lebih dari Rp 75 ribu menjadi Rp 250 ribu.

Aman, anggota Komisi II DPRD Batam , mengatakan jika PP tersebut sudah berlaku, otomatis daerah akan secepatnya mengimplementasikan.

Apalagi, PP tersebut berlaku menyeluruh di Indonesia dan masing-masing daerah harus membahas secara detail.

“Karena pajak kendaraan masuk ke kas provinsi, seluruh stakeholder perlu melakukan sosialisasi. Bagaimana ketika ini sudah diimplementasikan, masyarakat tidak bergejolak. Karena ini tidak hanya keputusan daerah,” terang Aman lagi.

Di sisi lain, kenaikan pajak kendaraan bermotor ini diklaim mampu mendongkrak pendapata asli daerah Batam. Karena ini menjadi wewenang provinsi, tentu harus ada kajian yang mendalam. Sehingga tidak memberatkan masyarakat Batam umumnya. “Jelas dampaknya pada kenaikan PAD Batam,” paparnya.

Apalagi, berbicara pajak kendaraan, kata Aman, 60 persen kendaraan di Kepri berasal dari Batam. Oleh sebab itulah Batam mendapat porsi yang lebih banyak.

“Kalau terjadi kenaikan tentu menguntungkan Batam juga. Tetapi sekali lagi, kita harus menganalisas juga kondisi ekonomi masyarakat. Berkonsultasi dengan pusat terkait penerapan pajak kendaraan bermotor ini,” pungkasnya.

Sumber http://www.postmetro.co/2016/12/kado-tahun-baru-pajak-kendaraan-naik.html

Suami Masuk Penjara Setelah Istri Posting Foto Ini. Perhatikan Lampu Hias di Belakangnya!

Suami kembali masuk penjara gara-gara istrinya posting foto selfie seperti ini.

Sebuah foto selfie dari wanita cantik diposting di akun media sosial pribadinya.

Foto tersebut menjadi kontoversial karena netizen melihat suatu yang janggal dalam foto tersebut. Ada tiga pose foto yang diposting oleh wanita cantik ini.

Foto pertama wanita berambut panjang itu sedang beridiri di depan sebuah sofa.

Foto kedua, wanita tersebut duduk di sofa.

Dan foto ketiga wanita itu kembali berdiri dengan pose foto yang berbeda.

Dalam foto tersebut, wanita itu tampak mengenakan kemeja warna putih.

Dia juga memakai celana panjang warna emas.

Wanita ini juga foto dengan latar belakang foto dirinya bersama suaminya.

Dikutip dari Wittyfeed, wanita ini ialah Maanyata Dutt.

Dia merupakan istri dari Sanjay Dutt.

Sebenarnya ini bukan soal pose istrinya dalam foto itu.

Tapi lebih kepada apa yang terlihat pada foto yang diposting di Instagram tersebut.

Sanjay Dutt baru saja keluar dari pari penjara pada Febuari lalu.

Dan yakinlah bahwa dirinya tidak ingin kembali kesana.

Sanjay Dutt dipenjara karena kepemiliki senjata ilegal.

Akibatnya, dia dijatuhi hukuman selama lima tahun penjara.

Tak sampai disitu saja, Sanjay Dutt juga dituduh terlibat pada kejadian bom Mumbai tahun 1993.
Tapi diriya dibebaskan dari tuduhan itu oleh pengadilan TADA tahun 2007 silam.

Malah, Sanjay Dutt juga dituduh menggunakan pengaruh untuk meninggalkan penjara secara bersyarat.
Sampai akhirnya Sanjay dibebaskan pada Febuari 2016 lalu.

Masa tahanannya dikurangi karena Sanjay dinilai berkelakuan baik selama di penjara.

Sayangnya, nafas lega itu tak bertahan lama.

Sanjaya Dutt kembali dijebloskan ke dalam penjara setelah istrinya memposting foto.

Maanyata Dutt memposting foto di akun Instagramnya.

Bukan soal pose dalam foto itu.

Melainkan karena benda yang terlihat pada lampu hias di belakang dirinya.

Terang saja, tiang dari lampu itu berbentuk sebuah senapan.

Perlu diingat, selama lima tahun Sanjay Dutt mendekam di penjara karena kepemilikan senjata ilegal.


Jika memang benar lampu itu dibuat dari senjata sungguhan, tentu ini menjadi malah besar bagi Sanjay Dutt.

Militer Australia Hina Pancasila, Anggota DPR Duga Karena Faktor Iri

Anggota Komisi I DPR Bobby Rizaldi mendukung penuh respon TNI yang menghentikan sementara kerjasama latihan militer dengan Australia.
Hal itu terkait dugaan pelecehan lambang negara Indonesia, Pancasila oleh oknum militer Australia.
"Sudah seharusnya negara Australia menghargai Indonesia sebagai mitra yang sejajar, bukan melecehkan," kata Bobby melalui pesan singkat, Rabu (4/1/2017).
Bobby menduga militer Australia iri dengan kemampuan TNI.
Ia mencontohkan militer Australia yang kalah dalam lomba menembak di kandang sendiri.
"Sudah bagus perwira kita mau sharing disana. Militer Australia kali ini menunjukan itikad tidak baik yang cenderung provokatif," kata Politikus Golkar itu.
Komisi I DPR, kata Bobby, akan mengonfirmasikan dugaan pelecehan tersebut dalam rapat kerja bersama Panglima TNI.
"Akan sampaikan ke seluruh masyarakat kita, siapa sahabat Indonesia yang menghormati bangsa kita , dan mana yang tidak," kata Bobby.
Bobby berharap kasus tersebut hanyalah kesalahpahaman saja.
Namun bila terjadi pelecehan, Bobby menilai bukan hanya penghentian kerjasama tetapi langkah-langkah diplomatik.
Sumber http://www.tribunnews.com/nasional/2017/01/04/militer-australia-hina-pancasila-anggota-dpr-duga-karena-faktor-iri